SAAT INI angka kemiskinan memang kian menurun, alias makin banyak orang menjadi miskin turun-temurun. Dan sepanjang sejarah Republik Indonesia yang hampir berusia 63 tahun, baru sekarang ada rakyat bunuh diri lantaran kesulitan ekonomi. Atau ibu hamil mati kelaparan karena hidup yang kian sulit….
Derita akibat harga BBM naik beberapa waktu lalu belum seluruhnya pulih, eh sekarang harga BBM dinaikkan lagi. Protes atau keberatan yang muncul malah balik dituding sebagai membela orang kaya. Apakah supir angkot yang berkepentingan dengan BBM murah itu orang kaya? Sungguh ganjil wal aneh bin ajaib…. Dan seperti biasa sang penguasa bilang: itu demo ada yang mendalangi…
Yah begitulah, program keluarga berencana kan sudah tak ada lagi. Jadi kalau ada rakyat mati karena kesulitan ekonomi, mungkin dianggap bisa mengurangi penduduk …. Nah, naiknya harga BBM sekarang, segera menimbulkan akibat terjadinya PHK diberbagai perusahaan. Satu di antara yang terkena PHK adalah Paijo. Bulan ini dia tidak bisa lagi mengirim uang untuk istrinya di kampung halaman. Ia hanya bisa mengirim surat. Isinya, sebagai berikut:
Istriku Tercinta,
Maafkan akang sayang, bulan ini akang tidak bisa mengirim uang untuk kebutuhan keluarga di rumah. Akang hanya bisa mengirimimu 1000 ciuman.
Paling cinta,
Akang Paijo
Seminggu kemudian Paijo mendapat surat balasan dari istri tercintanya:
Akang Paijo tersayang,
Terima kasih atas kiriman 1000 ciumanmu. Untuk bulan ini Dinda akan menyampaikan laporan pengeluaran keluarga sbb:
Tukang minyak bersedia menerima 2 ciuman setiap kali membeli 5 liter minyak tanah. Tukang listrik mau dibayar dengan 4 ciuman per tanggal 10 setiap bulannya. Pemilik kontrakan rumah mau dibayar cicil dengan 3 x ciuman setiap harinya.
Engkoh pemilik toko bahan makanan tidak mau dibayar pakai ciuman. Ia maunya dibayar dengan yang lain… Ya terpaksa Dinda berikan
saja. Hal yang sama juga Dinda berikan buat kepala sekolah dan gurunya si Udin yang sudah 3 bulan nunggak uang sekolah..
Besok Dinda mau ke pegadaian untuk tukerin 200 ciuman dengan uang tunai, karena yang punya pegadaian sudah bersedia menukarkan 200 ciuman + bayaran lainnya dengan uang 650ribu, lumayan buat ongkos sebulan. Keperluan pribadi Dinda bulan ini mencapai 50 ciuman.
Akang tersayang.. bulan ini Dinda merasa jadi orang yang paling kaya di kampung, karena sekarang Dinda memberikan piutang ciuman ke banyak pemuda di kampung kita dan siap ditukar kapan pun Dinda butuhkan.
Akang, dari akang masih tersisa 125 ciuman, apakah akang punya ide?
Atau saya tabung saja ya?
Paling sayang,
dari Dinda seorang.
Gedubrak!! Paijo pun pingsan alias semaput-puut…..
May 24th, 2008 at 1:43 pm
testing komentar ah…
June 15th, 2008 at 2:59 pm
idenya ok bos, orisinil lugas dan tepat sasaran. tpi boz kapan ya kita bisa demo BBM dg ngasih sejuta ciuman buat para petinggi kita !!!! kayaknya hanya ciuman yg bisa menyelesaikan derita bangsa kita ini boz
June 18th, 2008 at 2:57 pm
Nah ini Beh paling fresh jokenya….huahahahaha
May 26th, 2009 at 9:24 am
wakakakakak . . .. .
mantap !!!!!!