Nov 12
AMANDA tengah sibuk bikin skripsi. Mungkin sedang macet atau memang lagi sepet bin mumet, dia lalu buka e-mailnya — dan terkesiap. Bagai orang baru siuman dari pingsan alias koma yang panjang, Amanda pun memulung sebuah e-mail lalu meneruskan kepada kawan-kawannya. Judulnya: “Ternyata kita sudah dibohongi sejak bayi…”
Bohong, kebohongan atau pembohongan dalam perilaku sehari-hari, boleh dibilang jenis penyakit yang celakanya ditularkan secara turun-temurun. Ini contoh kecil awal kebohongan yang dijejalkan bagai menu harian pada anak — bahkan semenjak masih bayi. Ingat, lagu “Nina bobo … oh nina bobo… kalau tidak bobo digigit nyamuk…”
Continue reading »
written by matkodak
\\ tags: bohong ditularkan turun-temurun
Nov 04
BUKITTINGGI di Sumatera Barat terkenal sebagai Kota Wisata paling lengkap. Hawanya sejuk, terutama malam hari, merupakan iklim khas yang menimbulkan selera makan. Coba raun-raun masuk pasar, kita dapat menjumpai beragam makanan berat atau ringan. Sehingga Bukitinggi bisa disebut bagaikan “surga selera”. Namun cerita kali ini bukan tentang “wisata kuliner”, melainkan urusan agak jauh di bawah perut: perlengkapan kaki alias sepatu.
“Urang awak” yang pernah tinggal di Bukittinggi dan kota atau kampung sekitarnya sampai tahun 1960an — lalu selebihnya hidup di rantau, niscaya punya memori khas dengan Toko Sepatu Yap Yek. Sampai kini lokasinya masih di Jalan Janjang Minang 6. Cara membuat sepatunya juga sama: tetap menggunakan teknologi tertua dalam riwayat industri sepatu, masih mengandalkan “kerajinan tangan”. Continue reading »
written by matkodak