Dec 22
SEORANG pemuda menyusuri lorong-lorong etalase di supermarket, merasa diikuti oleh seorang wanita setengah tua. Yakin tak ada yang perlu dicurigai, setelah memilih belanjaan, dia lalu menuju kasir. Perlu antre, eh pas di depannya adalah wanita tadi.
“Pardon me,” kata wanita itu setengah berbisik, “Maaf kalau pandanganku bikin kau risih, anak muda. Itu tak lain karena wajahmu mirip sekali dengan anakku yang sudah lama menghilang.”
“Wah, sayang sekali,” sahut si anak muda. “Mungkin ada sesuatu yang bisa saya bantu?” Continue reading »