Nov 12
AMANDA tengah sibuk bikin skripsi. Mungkin sedang macet atau memang lagi sepet bin mumet, dia lalu buka e-mailnya — dan terkesiap. Bagai orang baru siuman dari pingsan alias koma yang panjang, Amanda pun memulung sebuah e-mail lalu meneruskan kepada kawan-kawannya. Judulnya: “Ternyata kita sudah dibohongi sejak bayi…”
Bohong, kebohongan atau pembohongan dalam perilaku sehari-hari, boleh dibilang jenis penyakit yang celakanya ditularkan secara turun-temurun. Ini contoh kecil awal kebohongan yang dijejalkan bagai menu harian pada anak — bahkan semenjak masih bayi. Ingat, lagu “Nina bobo … oh nina bobo… kalau tidak bobo digigit nyamuk…”
Continue reading »
written by matkodak
\\ tags: bohong ditularkan turun-temurun
Sep 10
AYAM merokok, boleh jadi banyak yang belum tahu. Atau bahkan jangan-jangan anda pun belum tahu bahwa ayam juga punya kepala. Ini pernah kejadian di Amerika. Gara-gara tahunya cuma ayam yang sudah dipajang di lemari pendingin super-market, anak-anak lalu dibawa ke peternakan ayam. Nah, manusia juga merokok — mirip dengan ayam, mulanya untuk menghangatkan tubuh, eh ….. lama-lama kecanduan.
Empat Manfaat Rokok
ROKOK bermanfaat? Jangan sewot dulu, dong. Apa lagi cari-cari gawe mau bikin larangan merokok. Kalau memang mau dunia ini bersih dari asap rokok, jangan cuma melarang orang merokok. Tapi langsung saja tutup semua pabrik rokok. Berani? Dijamin tak ada yang bernyali membubarkan ya pabrik rokok, ya pabrik minuman beralkohol. Continue reading »
written by matkodak
\\ tags: ayam merokok; awet muda; sarang nudis; perokok berat;
Jun 06
KEBAKARAN hutan, lagi-lagi dan lagi. Meski terbilang rutin, ya tetap saja menimbulkan heboh lantaran banyak negeri jiran jadi repot. Dan sewot. Lalu sebuah kantor berita mengirim fotografer untuk memotret kebakaran itu. Tiba di lokasi, sang Mat Kodak kalang-kabut. Dia segera kontak bosnya di kantor.
“Wuih…, asap melulu, bos. Nggak ada bagusnya cuma difoto dari bawah. Tolong sewakan pesawat terbang, dong.” Continue reading »
written by matkodak
\\ tags: fotografer kebakaran hutan
May 25
NASIB menggelindingkannya masuk orbit penguasa. Don Silupahutang pun doyan memamah-biak istilah globalisasi. “Ini adalah arus besar dunia, sudara-sudara… Tak mungkin kita hindari,” katanya di berbagai forum publik.
Tiap kali mendengar pidato “agen globalisasi” ini, orang pun bagai kena sihir. Daya pikir masyarakat begitu tumpul, boleh jadi lantaran keracunan makanan yang sarat bahan kimia pengawet atau bumbu-penyedap sintetis. Atau memang malas berpikir, sehingga lupa “ajaran alam” soal ikut arus atau terbawa arus. Coba berdiri di tepi sungai. Benda apa yang begitu mudahnya hanyut dibawa arus? Kalau bukan busah limbah, ya kotoran manusia.
Mustahil mengelak dari arus globalisasi, kata Don lagi, seraya mengunyah teori bahwa manusia dipengaruhi lingkungan. “Apa lagi kini bola dunia tinggal sekepal. Jadi, ikut arus globalisasi adalah sebuah keniscayaan,” dia bilang.
Don berupaya keras jualan gelembung sabun. Sukses juga dia bikin orang banyak lupa “ajaran alam” soal pengaruh lingkungan.
Continue reading »
written by matkodak
\\ tags: globalisasi, gombalisasi, silupadiri, silupahutang
May 21
SAAT INI angka kemiskinan memang kian menurun, alias makin banyak orang menjadi miskin turun-temurun. Dan sepanjang sejarah Republik Indonesia yang hampir berusia 63 tahun, baru sekarang ada rakyat bunuh diri lantaran kesulitan ekonomi. Atau ibu hamil mati kelaparan karena hidup yang kian sulit….
Derita akibat harga BBM naik beberapa waktu lalu belum seluruhnya pulih, eh sekarang harga BBM dinaikkan lagi. Protes atau keberatan yang muncul malah balik dituding sebagai membela orang kaya. Apakah supir angkot yang berkepentingan dengan BBM murah itu orang kaya? Sungguh ganjil wal aneh bin ajaib…. Dan seperti biasa sang penguasa bilang: itu demo ada yang mendalangi…
Continue reading »
written by matkodak
\\ tags: bbm, ekonomi, harga, kaya, konyol, miskin